Melawan Tindak Pidana Pencurian Identitas Di Era Digital

Authors

  • Muhammad Abid Athallah Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia, Indonesia Author
  • Hardianto Djanggih Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia, Indonesia Author
  • Mustamin Mustamin Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia, Indonesia Author

Keywords:

Cyber Crime, Data Theft, Tindak Pidana Siber, Pencurian Data

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana pengaturan sanksi hukum terkait tindak pidana siber pencurian data berupa identitas, serta untuk mengetahui dan memahami bagaimana bentuk perlindungan hukum bagi korban tindak pidana siber pencurian data berupa identitas di Indonesia. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat telah memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, namun di sisi lain juga menimbulkan berbagai bentuk kejahatan baru di ruang digital, salah satunya adalah pencurian data pribadi berupa identitas. Tindak pidana ini dapat menimbulkan kerugian yang besar bagi korban, baik secara materiil maupun immateriil, seperti penyalahgunaan identitas untuk tindakan penipuan, akses ilegal terhadap rekening keuangan, pencemaran nama baik, hingga pelanggaran hak privasi.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan analisis kualitatif-deskriptif. Penelitian dilakukan dengan mengkaji berbagai peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan data pribadi, tindak pidana siber, dan perlindungan korban, serta didukung oleh bahan hukum sekunder berupa literatur, jurnal ilmiah, dan dokumen hukum lainnya.

Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis yuridis pasca pengesahan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) sebagai tonggak penting dalam penguatan hak privasi dan perlindungan data pribadi di Indonesia.

Abstract: This study aims to identify and understand the regulation of legal sanctions related to cybercrime involving identity data theft, as well as to examine and understand the forms of legal protection available for victims of cybercrime involving identity data theft in Indonesia. The rapid development of information and communication technology has provided convenience in various aspects of social life; however, on the other hand, it has also given rise to various new forms of crime in the digital sphere, one of which is the theft of personal identity data. This criminal act can cause significant losses to victims, both materially and immaterially, such as the misuse of identity for fraudulent activities, illegal access to financial accounts, defamation, and violations of privacy rights.

The research method used in this study is normative legal research employing a statutory approach and qualitative-descriptive analysis. The research was conducted by examining various laws and regulations related to personal data protection, cybercrime, and victim protection, supported by secondary legal materials in the form of literature, scientific journals, and other legal documents.

The novelty of this research lies in its juridical analysis following the enactment of the Personal Data Protection Law (PDP Law), which serves as an important milestone in strengthening privacy rights and personal data protection in Indonesia.

Downloads

Published

2026-05-15

How to Cite

Melawan Tindak Pidana Pencurian Identitas Di Era Digital. (2026). LEGAL DIALOGICA, 1(2), 1-15. http://103.133.36.88/index.php/legal/article/view/2512